Senin, 03 Desember 2018

Karya Seni 2 Dimensi


Karya Seni Rupa Dua Dimensi


Banyak terdapat karya seni disekitar kita. Secara umum, karya seni rupa terbagi menjadi dua macam, yaitu karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi merupakan karya seni yang berbentuk bidang datar dengan ukuran panjang dan lebar. Contoh, wayang, lukisan, kain batik, dan foto. Sedangkan karya seni rupa tiga dimensi merupakan karya seni yang memiliki ukuran panjang, lebar, serta kedalaman. Contoh, patung, relief pada dinding candi, ukiran, dan gerabah.

1.       Simbol- symbol dalam karya seni  rupa dua dimensi

Karya seni rupa dua dimensi memiliki berbagai macam symbol. Berikut ini merupakan symbol yang terdapat pada karya seni rupa dua dimensi berdasarkan bentuknya.

a.       Symbol bentuk garis
Garis merupakan bagian terluar dari sebuah gambar. Garis mempunyai ukuran dan arah tertentu. Misalnya, vertical, horizontal, melengkung, berombak dll.

b.       Symbol bentuk bidang
Bidang adalah pertemuan dari tiga garis atau lebih menjadi satu. Misalnya, bidang terdiri dari pertemuan tiga garis, demikian juga segi empat terbentuk karena terdapat pertemuan empat garis menjadi satu. Bidang mempunyai nama-nama tersendiri, antara lain segi tiga, segi empat , belah ketupat, jajar genjang, trapezium dan lingkaran. Beberapa contoh symbol yang berbentuk bidang dan makna yang terkandung, antara lain sebagai berikut.

c.        Symbol  warna
Warna merupakan unsur penting dalam karya seni rupa. Hal tersebut dikarenakan warna mampu membentuk karya seni rupa lebih bermakna. Warna dapat memberikan kesan secara langsung kepada orang yang melihatnya. Misalnya, warna-warna cerah mempunyai kesan yang menyenangkan, sedangkan warna gelap mempunyai kesan bahwa orang tersebut sedang berseduh atau berduka.

 Berdasarkan gambar diatas, warna terdiri dari berbagai macam. Namun secara umum, warna terbagi menjadi dua, yaitu warna pokok dan warna campuran. Warna pokok merpakan warna asli (tidak mendapatkan campuran dari warna lain). Contoh, merah, kuning, dan biru. Sedangkan warna campuran adalah warna yang diperoleh dari dua atau lebih warna pokok. Contoh, ungu, hijau, cokelat.
1). Jenis warna berdasarkan sifatnya.
        Berdasarkan sifatnya, warna dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu warna positif dan warna negative.
·         Warna positif mengungkapkan watak atau sifat yang gembira, meriah, panas, maupun megah. Misalnya, merah, kuning, hijau.
·         Warna negative mengungkapkan wtak dingin, sunyi, dan kesedihan. Misalnya, ungu, cokelat, hitam.
2).  Makna (arti) yang terdapat dalam warna.
        Setiap warna memiliki makna atau arti yang berbeda-beda. Makna tersebut mencerminkan karakter/ sifat terhadap manusia.
a.       Merah
Warna merah melambangkan kondisi jiwa yang menguras tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, dan mempercepat pernapasan. Warna merah dapat mendorong kea rah kerja aktif, produktif, dan kemenangan.
b.       Kuning
Warna kuning melambangkan kegembiraan, mempunyai sifat longgar, santai, dan menunda-nunda masalah. Penggemar warna kuning mempunyai cita-cita tinggi, semangat tinggi, penuh harapan, tetapi berubah-ubah.
c.        Hijau
Warna hijau melambangkan adanya suatu keinginan,ketabahan,kekerasan hati,dan kepribadian yang keras. Warna hijau mempunyai sifat meningkatkan rasa bangga,senang dipuji, dan senang menasehati.
d.       Biru
Warna biru melambangkan ketenangan , dapat menenangkan pusat syaraf, tekanan darah, denyut nadi dan tarikan napas.
e.        Abu-abu
Warna abu-abu tidak mempunyai arti yang jelas dan cenderung netral
f.        Cokelat
Warna cokelat sering menunjukkan cirri-ciri suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, dan pesimis.
g.        Ungu
Warna ungu menggambarkan sifat keras, pengertian yang dalam, dan peka. Sifatnya kurang teliti, tetapi penuh harapan.
h.       Hitam
Warna hitam melambangkan kehidupan yang terputus, member kesan hampa, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerusakan dan kepunahan.
                               berikut ini adalah video tentang macam-macam warna.



Pengertian Membatik


Seni Batik
Pengertian Seni Batik adalah sebuah teknik menggambar diatas kain dan memanfaatkan lilin dan canting sebagai bahan dan alat untuk membuatnya. Menurut Para Ahli dan pakar kesenian, pengertian batik sangatlah beragam, banyak pendapat yang menjelaskan teori batik ini. Seperti telah kita ketahui bahwa batik adalah salah satu kesenian milik bangsa indonesia, maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia mengetahui seluk beluk dari seni batik secara lebih mendalam agar batik tidak punah dan tetap menjadi identitas bangsa Indonesia.Batik merupakan salah satu karya seni rupa terapan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti pakaian dll. Banyak sekali sumber yang telah menjelaskan mengenai batik dan pengaplikasiannya sehari-hari.
Jenis-jenis batik saat ini dapat ditemukan bermacam-macam, antara lain:

  • Batik tulis: Batik tulis merupakan jenis batik spesial dan mahal dibanding batik yang lain, karena didalam pembuatan batik ini sangat diperlukan keahlian serta pengalaman, ketelitian, kesabaran, dan juga waktu yang lama untuk menyelesaikan sebuah batik tulis. Untuk sebuah batik tulis paling cepat dapat diselesaikan selama dua minggu oleh seorang pembatik, itupun dikarenakan cuaca yang cerah dan desain motif yang biasa dan juga tidak terlalu rumit.
  • Batik cetak: Batik cetak atau disebut juga dengan batik cap, merupakan proses pembatikan yang menggunakan cap atau alat cetak atau stempel yang terbuat dari tembaga dan pada cap tersebut telah terpola batik. Sehingga proses pembatikan cetak (cap) ini dapat jauh lebih cepat dan mudah. Untuk pengerjaan jenis batik ini dapat diproduksi secara banyak dan juga hanya diperlukan waktu satu minggu untuk menyelesaikan proses pembatikan ini.


  • Batik printing: Batik printing disebut juga dengan batik sablon, karena proses pembatikan jenis batik ini sangant mirip dengan proses penyablonan. Motif batik telah di buat dan desain diprint diatas alat offset/sablon, sehingga dapat sangat memudahkan pengerjaan batik khususnya pewarnaan dapat langsung dilakukan dengan alat ini.


§               Pada dasarnya penggolongan motif batik  yang ada di indonesia di bagi menjadi dua macam yaitu motif geometris dan motif non geometris  berikut ini adalah pengertian dan contoh motifnya :
§   
§      Motif geometris adalah motif batik dengan ornamen susunan geometris  dengan ciri khas berbentuk seperti  ilmu ukur biasa, seperti  segiempat  yang   panjang atau lingkaran, contoh:  Ganggang, Kawung , golongan Banji, Ceplok. Pada motif ini juga ada yang tersusun dalam garis miring, sehingga  bentuknya berbentuk belah  ketupat, seperti  contohnya:   


  Motif Non Geometris merupakan jenis  motif batik dimana bentuk motifnya tidak teratur jika dilihat menurut geometris atau di buat secara acak .Pada Motif yang ada pada motif non geometris terdiri dari beberapa bentuk ornamen-ornamen  tumbuhan, Pohon  Hayat, Candi, Binatang, Meru,  Burung, Garuda, Ular dimana  dalam susunan tidak teratur. berikut ini contoh ornamen tumbuhan dan pohon hayat.


Berikut ini video langkah-langkah pembuatan batik :











Karya Seni 2 Dimensi

Karya Seni Rupa Dua Dimensi Banyak terdapat karya seni disekitar kita. Secara umum, karya seni rupa terbagi menjadi dua macam, yaitu ...